Tips Agar Printer Awet Serta Perbedaan Printer Laser dan Inkjet

Posted on

Wisatahutan.com – Bagaimana Tips Agar Printer Awet? Printer adalah bagian penting dari pekerjaan anda, jika tidak ada printer, bagaimana anda harus mencetak beberapa dokumen atau laporan setiap hari?

Semua orang atau agensi memerlukan nama printer, bahkan di satu kantor ada beberapa printer untuk membantu pekerjaan setiap karyawan.

Sebagai salah satu alat yang sangat dibutuhkan di tempat kerja, printer dibuat dengan berbagai model atau tipe dan juga dengan berbagai merek. Dan yang paling banyak kita temui adalah printer inkjet dan laserjet.

Kedua jenis printer ini mudah diperoleh, tetapi keduanya memiliki perbedaan walaupun digunakan untuk mencetak dokumen.

Untuk printer inkjet, printer ini adalah alat yang digunakan untuk mencetak dokumen dengan prinsip kerja penyemprotan ion tinta cair pada kertas printer selama proses pencetakan.

Printer inkjet akan melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum mencetak.

Kendala yang sering kita hadapi jika kita menggunakan printer ini adalah tinta kehabisan kartrid dan printer terus-menerus dipaksa untuk melakukan pencetakan, ini jelas dapat merusak printer.

Printer inkjet dan printer laserjet adalah alat yang digunakan untuk mencetak data dalam bentuk dokumen, foto atau sejenisnya dari komputer, ponsel atau media penyimpanan lainnya.

Kehadiran kedua jenis printer ini benar-benar memudahkan pekerjaan anda, bisa Anda bayangkan jika tidak ada, bagaimana Anda akan bekerja?

Dua jenis printer yang sering digunakan oleh orang-orang ini memiliki perbedaan tidak hanya dari satu sisi, tetapi ada beberapa perbedaan di keduanya.

Perbedaan antara kedua printer ini dalam hal tinta, kecepatan dan harga printer.

Jika anda ingin membeli printer dan bingung mana yang bagus, Anda dapat menemukan informasi terlebih dahulu tentang kedua printer tersebut.

Printer laserjet harganya jauh lebih mahal daripada printer inkjet, ini karena laserjet jauh lebih unggul daripada printer inkjet.

Bagi Anda yang memiliki lebih banyak uang, lebih baik membeli printer laserjet, printer ini memiliki komponen yang jauh lebih baik daripada inkjet.

Dalam hal kecepatan, printer inkjet memiliki kecepatan pencetakan yang lebih rendah dibandingkan dengan laserjet.

Printer laser menghasilkan cetakan yang jauh lebih baik dengan kecepatan cetak yang lebih tinggi sehingga untuk bisnis atau kantor yang ingin bekerja lebih cepat, mereka dapat memilih jenis printer ini.

Printer inkjet memiliki kecepatan rendah karena komponen di dalamnya juga lebih rendah daripada laserjet.

Printer inkjet juga menggunakan tinta cair yang merupakan bahan baku untuk proses pencetakan sedangkan tinta yang digunakan oleh laserjet adalah tinta toner yang tidak mudah pudar.

Tinta Pingmen yang sering digunakan untuk printer inkjet memberikan hasil yang buruk pada cetakan dan bahkan sering menyebabkan cetakan memudar.

Karena harga printer laser jauh lebih mahal maka hasil cetak printer ini juga lebih baik, tidak ada kelonggaran pada hasil cetakan dan sangat cocok untuk pekerjaan yang selalu membutuhkan proses pencetakan yang cepat.

Printer laser ini juga sering digunakan untuk fotokopi. Di pasaran, jenis printer yang lebih banyak dibeli orang adalah inkjet, ini karena harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan laser.

Laser mahal, tetapi memiliki kualitas cetak yang lebih baik. Selain itu, printer laser juga lebih tahan lama. Jika Anda membeli printer inkjet, Anda bisa merawatnya dengan baik, terutama dengan kartrij tinta.

Tinta sering menjadi masalah dengan printer inkjet sehingga Anda harus memperhatikannya.

Perbedaan Printer Laser dan Inkjet

Tips Agar Printer Awet Serta Perbedaan Printer Laser dan Inkjet

Berikut ini adalah perbedaan antara printer laserjet dan printer inkjet.

1. Printer Laser

Printer laser adalah jenis printer yang menggunakan teknologi laser untuk mencetak file berdasarkan instruksi dari komputer.

Printer laser menggunakan prinsip elektrostatik. Bagian printer yang disebut Drum Photoreceptor akan bermuatan positif oleh Primary Charging Roller (PCR).

Kemudian printer akan menyinari Drum Photoreceptor sebelumnya dengan menggunakan cermin di dalam printer sebagai media untuk memantulkan cahaya untuk membentuk titik-titik yang menghasilkan tulisan atau gambar.

Laser ini akan dimatikan jika ada bagian kosong yang akan dicetak pada halaman kertas yang digunakan.

2. Printer Inkjet

Ini adalah jenis printer yang paling banyak digunakan karena harganya yang relatif murah dibandingkan dengan dua jenis printer lainnya dan perawatannya juga sangat mudah.

Printer ini masih menggunakan tinta yang disimpan dalam dua kartrid, yang masing-masing berisi tinta hitam cair dan tinta campuran.

Printer inkjet bekerja dengan menggerakkan print head (yang terkandung dalam printer) menggunakan semacam drive motor untuk menyemprotkan tinta pada kertas yang ditarik menggunakan roller.

Motor ini akan berhenti sejenak untuk memberikan print head kesempatan untuk menyemprotkan tinta pada jumlah yang sesuai untuk menghasilkan warna yang diperlukan, kemudian motor akan bergerak lagi.

Tips Agar Printer Awet

Printer adalah barang elektronik yang, jika tidak dirawat dengan baik, akan mudah rusak, membuat pekerjaan Anda terhambat.

Sebenarnya, jika kita dapat merawat printer dengan benar, kita dapat memperpanjang umur printer. Berikut ini adalah beberapa Tips Agar Printer Awet.

1. Gunakan Fitur “Clean Head”

Setiap printer biasanya dilengkapi dengan fitur “Clean Head”, lakukan prosedur ini sehingga printer dapat melakukan proses pembersihan.

Tujuannya agar kepala printer tidak tersumbat dan mampu menyerap tinta dengan baik. Untuk kemudian mendistribusikannya ke kertas secara maksimal.

Namun, jangan terlalu sering membersihkan kepala. Cukup sekitar 1-2 minggu saja. Jika terlalu sering bisa menyebabkan tinta tidak bisa menahan tinta atau banjir.

2. Matikan Printer Saat Tidak Digunakan

Ketika printer tidak digunakan, itu masa pemulihan. Inilah yang akan membuat printer Anda awet, karena tidak bekerja terlalu banyak. Jangan segera mencabut kabel adaptor yang terhubung ke saluran listrik.

Matikan dengan menekan tombol on / off sampai semua lampu pada printer dimatikan. Tekan tombol on / off ini selama 2-3 detik dan tunggu sampai lampu mati.

Hanya dengan demikian Anda akan mencabut kabel daya dari printer. Juga termasuk kabel USB yang menghubungkan printer ke komputer.

3. Pastikan Printer Anda Bersih

Ketika Anda selesai menggunakan printer dan tidak memiliki rencana untuk menggunakannya dalam waktu dekat, tutupi dengan kain lembut atau penutup printer khusus.

Terutama di bagian meletakkan kertas yang rentan terhadap debu dan kotoran. Kotoran yang memasuki bagian ini dan telah menumpuk, dapat memblokir kertas.

Paling tidak, kotoran terbawa masuk dan melekat pada kepala printer. Kondisi ini jelas akan mengganggu kualitas cetak dan membuat kepala printer cepat rusak.

4. Gunakan Rutin

Printer yang jarang digunakan, itu tidak memiliki dampak yang baik karena tinta bisa kering, kondisi ini tidak ideal untuk kepala printer, karena kurangnya tinta cair untuk didistribusikan di atas kertas.

Selama penggunaan printer tidak berlebihan, printer yang sering digunakan secara rutin akan menciptakan kondisi mesin yang lebih optimal.

5. Lakukan Pemeliharaan Kinerja Kartrid

Perawatan kartrid dapat dilakukan dengan mencetak semua warna. Misalnya dengan membuat empat lingkaran dengan warna kuning, hijau, hitam dan merah.

Anda dapat membuat empat lingkaran ini dengan mudah melalui bentuk sisipan di Ms Word. Selanjutnya, cetak gambar dengan resolusi tertinggi.

Lakukan metode ini antara sekali atau dua bulan sehingga kinerja kartrid dapat dipertahankan dalam kondisi optimal.

Metode ini juga dapat dilakukan untuk memeriksa kondisi kartrid apakah dapat mencetak warna dengan benar atau tidak.

6. Selalu Tutupi Lubang Tinta

Apakah printer yang kita punya diinfus? Jika benar, maka cobalah setiap kali kita selesai menggunakan printer selalu tertutup lubang tinta dan buka lagi jika kita ingin menggunakan printer untuk mencetak.

Jika kita lupa untuk menutupnya ketika printer dimatikan, dikhawatirkan nantinya akan masuk angin melalui lubang. Dan akhirnya tinta tidak dapat mengalir secara normal dari tabung IV ke kartrid.

Dengan begitu, kartrid tidak menerima tinta dari kartrid, dan akan mengering.

7. Ganti Tinta / Isi Ulang Sebelum Tinta Habis

Hindari menggunakan printer saat tinta habis. Keterlambatan Anda dalam mengisi tinta akan menyebabkan kartrid menjadi tidak normal.

Ketika hal-hal seperti ini sering terjadi, lama kelamaan cartridge tidak akan berfungsi lagi.

8. Batasi Penggunaan

Bukan berarti Anda tidak boleh mencetak dalam jumlah besar, artinya banyak pekerjaan harus dilakukan secara bertahap, misalnya printer diistirahatkan beberapa menit setelah selesai 50 halaman, sehingga tidak memaksa kepala printer terlalu banyak.

Kepala printer sebenarnya memiliki batas waktu untuk bekerja. Ketika Anda memaksa pencetakan dalam jumlah besar dengan cepat, maka kondisi kepala printer pasti akan habis.

Inilah yang kemudian akan membuat kinerja printer menurun.

9. Matikan Printer dengan Tombol Power

Sehingga posisi kartrid kembali ke tempat yang semestinya. Karena itu jangan membiasakan mematikan printer melalui soket.

10. Hindari Menggunakan Kertas yang Kasar dan Tidak Standar

Perbedaan Printer Laser dan Inkjet

Kondisi kertas tidak boleh terlalu tipis atau terlalu tebal, dan yang terpenting kertas tidak kusut sehingga printer tetap awet dan tahan lama.

11. Jangan Sentuh Chip Cartridge Menggunakan Tangan

Karena bisa mempengaruhi aliran listrik statis sehingga komponen-komponen ini menjadi terganggu.

12. Isi Ulang Tinta Secukupnya

Usahakan untuk tidak mendapatkan tinta yang terlalu penuh. Ini tidak baik untuk kesehatan kartrid. Karena kartrid akan sulit untuk menekan tinta atau memompa tinta dari kartrid ke kepala saat mencetak.

Dan ini bisa membuat tinta dalam cartridge keluar dari lubang tempat isi tinta dan akan mengalir ke chip cartridge. Jika demikian, chip cartridge akan rusak dengan cepat.

13. Jangan Menggunakan Tinta Merk Sembarangan

Penggunaan tinta yang tidak asli hanya akan membuat cartridge bekerja secara tidak sempurna, yang pada akhirnya hanya membuat cetakan tidak optimal.

Selalu gunakan tinta printer sesuai dengan rekomendasi pabrik. Gunakan tinta hanya dari satu merek. Penggunaan tinta dari berbagai merek hanya akan membuat hasil cetakan tidak solid.

Ini juga dapat merusak kartrid itu sendiri.

Penutup

Nah, itu tadi penjelasan kami mengenai Tips Agar Printer Awet Serta Perbedaan Printer Laser dan Inkjet, semoga bisa membantu anda semua.

Terima kasih telah membaca artikel ini dan jangan lupa untuk membaca artikel kami yang lainnya.

Baca Juga:

F.A.Q.

Apa Itu Printer Inkjet?

Printer Inkjet adalah perangkat cetak yang menggunakan tinta untuk mencetak.

Apa Itu Printer Laser?

Printer Laser adalah printer untuk komputer yang menggunakan teknologi dioda ringan untuk mendapatkan partikel kecil toner dari kartrid ke atas kertas.

Tips Agar Printer Awet?

Diantaranya yaitu Gunakan Fitur “Clean Head”, Pastikan Printer Anda Bersih, Batasi Penggunaan, dll.

Setelah kita mengganti pikiran negatif dengan yang positif, kita akan bisa mendapatkan hasil positif